Medhi Benatia Menolak Tawaran dari Manchester United Karena Aspek Agama

bola88

Medhi Benatia Menolak Tawaran dari Manchester United Karena Aspek Agama

Medhi Benatia selaku mantan bek Juventus menolak penawaran resmi dari Manchester United dan lebih memilih bermain bersama Al Duhail, yakni tim yang kini merumput di Liga Qatar.

Medhi Benatia secara resmi angkat kaki dari skuat utama Juventus via bursa transfer di musim dingin lalu.

Ia lebih memilih membela Al Duhail sebagai salah satu klub di Liga Qatar, serta terikat masa kontrak selama setahun dengan tim tersebut.

Selain itu, hengkangnya Medhi Benatia ke Al Duhail juga mematahkan isu yang mengatakan bahwa dirinya akan membela skuat utama Manchester United.

Manchester United dikabarkan ingin mendatangkan Medhi Benatia untuk memperkuat lini posisi belakang yang cukup lemah.

Medhi Benatia akhirnya buka suara mengenai alasan utama menolak tawaran dari tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu dan klub dari Benua Biru lainnya.

Medhi Benatia yang merupakan mantan pemain Bayern Muenchen tersebut menegaskan bahwa aspek agama yang menjadi alasan utamanya untuk bermain bersama Al Duhail.

Tak hanya itu, Medhi Benatia mengatakan bahwa ia ingin anak-anaknya berkembang di lingkungan yang berkaitan erat dengan unsur agama Islam lantaran ia adalah seorang muslim.

“Saya juga ingin anak-anak saya berkembang dalam lingkungan yang erat dengan agama Islam. Saya mampu ke Arab Saudi maupun Uni Emirat Arab, namun saya memilih Al Duhail saat ini,” kata Medhi Benatia yang dikutip melalui Goal.

“Banyak sekali pemain timnas Maroko yang kini berlaga di Liga Qatar,” lanjutnya.

Kemudian, keputusan pesepak bola berusia 31 tahun itu untuk membela Al Duhail ternyata membuat dirinya menerima kritikan dari para pengamat dunia sepak bola asal Maroko.

Pasalnya, Medhi Benatia dianggap akan mengalami kesulitan mencapai timnas Maroko andai bertanding di Liga Qatar.

Medhi Benatia tidak ingin menanggapi hal tersebut dengan serius.

Ia menilai bahwa Herve Renard selaku pelatih timnas Maroko yang akan mengomentari performanya saat bermain dengan Al Duhail.

“Andai Herve Renard menilai saya tidak pantas bergabung dengan timnas Maroko, saya pasti menghormati keputusannya,” ujar Medhi Benatia.

Medhi Benatia telah menorehkan 55 caps bagi timnas Maroko seerta berperan sebagai kapten di ajang Piala Dunia tahun 2018 lalu.

Ia juga sudah menyabet 4 gelar juara dengan Juventus sebelum membela Al Duhail.

Sementara itu, Medhi Benatia sudah menjalani debut dengan Al Duhail ketika menghadapi Al Gharafa melalui babak final ajang Piala Qatar atau QSL Cup tahun 2018 lalu.

Al Duhail dikalahkan Al Gharafa yang melibatkan Andri Syahputra, yakni pesepak bola berdarah Indonesia pada pertandingan itu.

judi bola