Lawrenson : Karier Karius Sudah Berakhir di Liverpool

bola88

Lawrenson : Karier Karius Sudah Berakhir di Liverpool

Kekalahan Liverpool di final Liga Champions memang tidak diprediksi sebelumnya, meskipun Real Madrid memang memiliki pengalaman karena masuk dalam babak final di lima tahun terakhir. Namun kesalahan besar nampaknya dilakukan Loris Karius selaku penjaga gawang, dimana membuat dua kali blunder yang menjadi kesalahan fatalnya.

Bahkan banyak yang mengatakan jika karier Karius sebagai kiper Liverpool sudah berakhir, hal ini juga dikatakan oleh Mark Lawson, yang merupakan salah satu pemain legenda The Reds. Dua blunder fatal yang mengantarkan kekalahan 1-3 dan membuat El Real mendapatkan trofi ketiganya secara berturut turut.

Gol pertama yang terjadi di Kiev menjadi saksinya, berada fatalnya kesalahan Karius yang gagal melempar bola dan menghantam kaki Karim Benzema yang akhirnya kembali ke gawang. Ini gol yang fenomenal, namun wasit mengatakan sah dan membuat gol cuma-cuma untuk Los Blancos.

Bukan memperbaiki kesalahan, terjadi kembali tendakan mematikan yang dilakukan Gareth Bale, sebenarnya semua penonton sudah bernapas lega saat Karius berhasil menangkapnya, namun tangkapan ini tidak sempurna sehingga bola tetap tergelinding ke gawang. Inilah gol pertama Bale yang semakin memperbesar peluang menang El Real.

Baca juga: Bursa Tranfer – Liverpool dan Lyon Bungkam Transfer Internasional Prancis

Bahkan setelah terjadinya cedera bahu pada Mohamed Salah, Liverpool sudah semakin tak bisa menahan serangan. Bahkan hanya bisa bermain bertahan saja tanpa melakukan banyak penyerangan berarti, inilah kesalahan fatal yang dilakukan Karius sehingga saat peluit wasit di bunyikan dirinya melakukan sujud tangisan.

Di lansir dari BBC Sport, Lawrenson mengatakan bahwa dirinya merasa kasihan atas apa yang terjadi pada Karius, penampilan membuat hasil buruk untuk Liverpool di final Liga Champions. Ini bahkan membuat Lawrenson melihat jika Karius sudah tidak punya tempat di Anfield.

Sudah jelas kekalahan Liverpool akibat kesalahan fatal Karius, ini semua memang sudah tidak bisa dimaafkan lagi. Bahkan setelah pertandingan usai, tidak ada satu pun pemain yang mendatangi dirinya di kotak penalti The Reds. Semua tampak marah, meskipun tidak terlihat kemarahan secara jelas.

Disebutkan pula oleh pria 60 tahun itu, jika Karius menjalani malam yang mengerikan, ini sudah pasti tidak akan pernah dilupakannya. Bahkan harus berada seorang diri di kotak penalti setelah pertandingan, bahkan yang datang menghibur bukan pemain Liverpool melainkan Real Madrid. Setelah itu, baru terlihat ada beberapa staf Liverpool yang mendatanginya.

Akan tetapi Lawrenson yakin, di ruang ganti Liverpool Karius akan mendapatkan banyak pelukan hangat, ini memang kekalahan telak namun semua orang tidak akan meninggalkan Karius begitu saja. Sudah jelas akan ada pelukan hangat, bahkan bisa jadi datang dari Jurgen Klopp, sekalipun harus kembali merasakan pahitnya kegagalan di babak final. Setelah sebelumnya gagal mengantarkan Borussia Dortmund di final Liga Champions 2013 lalu.

judi bola